Engine AC SINKRON .


105 views
Uploaded on:
Category: News / Events
Description
MOTOR AC SINKRON. Nobeli Debi Rubidiyanto MK 6/4 – No. 10 NIM 7106040733. MOTOR LISTRIK.
Transcripts
Slide 1

Engine AC SINKRON Nobeli Debi Rubidiyanto MK 6/4 – No. 10 NIM 7106040733

Slide 2

MOTOR LISTRIK Motor Listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetik yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik . Energi mekanik ini digunakan untuk, misalnya, memutar impeller pompa, fan atau blower, menggerakan kompresor, mengangkat bahan, dll di industri dan digunakan juga pada peralatan listrik rumah tangga (seperti: blender, bor listrik,kipas angin).

Slide 3

Electric M otor F amily T ree Sumber : Lessons In Electric Circuits Volume II – AC, Sixth Edition, last upgrade July 25, 2007

Slide 4

K lasifikasi Motor Listrik B erdasarkan Pa sokan I nput, K onstruksi, dan M ekanisme O perasi Sumber : http://dunia-listrik.blogspot.com/

Slide 5

MOTOR AC - SINKRON Motor sinkron adalah engine AC yang bekerja pada kecepatan tetap pada sistim frekwensi tertentu. Engine ini memerlukan arus searah (DC) untuk pembangkitan daya dan memiliki torque awal yang rendah, dan oleh karena itu engine sinkron cocok untuk penggunaan awal dengan beban rendah, seperti kompresor udara, perubahan frekwensi dan generator engine. Engine sinkron mampu untuk memperbaiki faktor daya sistim, sehingga sering digunakan pada sistim yang menggunakan banyak listrik.

Slide 6

Prinsip Kerja Motor AC Sinkron Pada engine sinkron, suplai listrik bolak-balik (AC ) membangkitkan fluksi medan putar stator (B s ) dan suplai listrik searah (DC) membangkitkan medan rotor (B s ). Rotor berputar karena terjadi interaksi tarik-menarik antara medan putar stator dan medan rotor. Namun dikarenakan tidak adanya torka-begin pada rotor, maka engine sinkron membutuhkan prime-mover yang memutar rotor hingga kecepatan sinkron agar terjadi coupling antara medan putar stator (B s ) dan medan rotor (B r ) S ebuah engine sinkron dapat dinyalakan oleh sebuah engine dc pada satu sumbu.Ketika engine mencapai kecepatan sinkron, arus AC diberikan kepada belitan stator. Engine dc saat ini berfungsi sebagai generator dc dan memberikan eksitasi medan dc kepada rotor. Beban sekarang boleh diberikan kepada engine sinkron. Engine sinkron seringkali dinyalakan dengan menggunakan belitan sangkar tupai ( squirrel-confine ) yang dipasang di hadapan kutub rotor. Engine kemudian dinyalakan seperti halnya engine induksi hingga mencapai –95% kecepatan sinkron, saat mana arus searah diberikan, dan engine mencapai sinkronisasi. Torque yang diperlukan untuk menarik engine hingga mencapai sinkronisasi disebut pull-in torque.

Slide 7

. Seperti diketahui, rotor engine sinkron terkunci dengan medan putar dan harus terus beroperasi pada kecepatan sinkron untuk semua keadaan beban. Selama kondisi tanpa beban ( no-heap ), garis tengah kutub medan putar dan kutub medan dc berada dalam satu garis (gambar dibawah bagian a). Seiring dengan pembebanan, ada pergeseran kutub rotor ke belakang, relative terhadap kutub stator (gambar bagian b). Tidak ada perubahan kecepatan. Sudut antara kutub rotor dan stator disebut sudut torque

Slide 8

Kontruksi Motor AC sinkron Motor sinkron adalah engine air conditioning yang memiliki kecepatan konstan, namun kecepatan dapat diatur karena kecepatannya berbanding lurus dengan frekuensi. Engine sinkron secara khusus sangat baik digunakan untuk kecepatan rendah. Kelebihan dari engine sinkron ini antara lain, dapat dioperasikan pada faktor daya slacking maupun driving, tidak ada slip yang dapat mengakibatkan adanya rugi-rugi daya sehingga engine ini memiliki efisiensi tinggi. Sedangkan kelemahan dari engine sinkron adalah tidak mempunyai torka mula, sehingga untuk beginning diperlukan cara-cara tertentu. Bila metode beginning telah dapat dikembangkan kemudian hari, maka engine ini akan lebih unggul dibandingkan engine listrik yang lain .

Slide 9

Matematis Motor AC sinkron Motor ini berputar pada kecepatan sinkron, yang diberikan oleh persamaan berikut: Ns = 120 f/P di mana : N s = kecepatan serempak, dalam rpm F = frekuensi daya AC p = jumlah kutup per lilitan stage

Slide 10

Matematis Motor AC sinkron Slip dari engine AC dihitung dengan : D i mana : N r = K ecepatan putar, dalam rpm S = S lip typical, 0 sampai 1. Sebagai contoh, sebuah engine dengan empat kutub beroperasi pada 60 Hz bisa memiliki plat nama 1725 RPM pada beban penuh, sedangkan bila dihitung kecepatannya 1800 RPM.

Slide 11

Penggunaan Motor AC sinkron Motor ini memerlukan arus searah (DC) untuk pembangkitan daya dan memiliki torque awal yang rendah, dan oleh karena itu engine sinkron cocok untuk penggunaan awal dengan beban rendah, seperti kompresor udara, perubahan frekwensi dan generator engine.

Slide 12

Proteksi Motor AC sinkron Ada banyak metode kendali engine AC (engine induksi, engine sinkron) dengan kelebihan dan kekurangannya. Namun secara umum metode ini dapat dikelompokkan sebagai berikut: Kendali Skalar (v/f K onstan) Kendali B erorientasi M edan (Field Oriented Control, FOC) Kendali T orsi L angsung (Direct Torque Control, DTC)

Slide 13

Proteksi Motor AC sinkron Overload Motor Protection Sesuai dengan namanya proteksi engine ini menggunakan panas sebagai pembatas arus pada engine. Alat ini sangat banyak dipergunakan saat ini. Biasanya disebut TOR, Thermis atau over-burden transfer. Cara kerja alat ini adalah dengan menkonversi arus yang mengalir menjadi panas untuk mempengaruhi bimetal. Nah , bimetal inilah yang menggerakkan tuas untuk menghentikan aliran listrik pada engine melalui suatu control engine starter (baca engine starter). Pembatasan dilakukan dengan mengatur besaran arus pada dial di alat tersebut. Jadi alat tersebut memiliki run alteration misal TOR dengan run 1 ~ 3,2 Amp disetting 2,5 Amp. Artinya, kita membatasi arus dengan TOR pada level 2,5 Amp saja.

Slide 14

Proteksi Motor AC Sinkron Overload Motor Protection, yang dimaksud engine ini adalah electric engine yang oleh orang awam disebut dinamo. Dan disini dikhususkan yang terjadi pada engine AC 3 stage. Fungsi dari engine ini adalah sebagai penggerak atau untuk mengkonversi energi listrik menjadi mekanik/gerak seperti lift, transport, blower, crusher dll. Dalam dunia industri saat ini peran yang dilakukan engine ini sangat fundamental. Untuk itu proteksi sangat diperlukan untuk menjaga kelancaran suatu compositions. Sistem proteksi engine ini sudah lama dikenal dan berkembang seiring kemajuan teknologi. Mulai dari penggunaan eutic hand-off, warm, sampai elektronik. Secara umum sistem kerja alat tersebut dapat dibagi menjadi dua yaitu dengan warm dan elektronik.THERMAL OVERLOAD

Slide 15

Pengukuran Motor AC sinkron Pembangkitan Torka Interaksi antara medan putar stator (B s ) dan medan rotor (B r ) yang membangkitkan torka seperti terlihat dalam persamaan berikut: T = B s x B s (sin δ) δ disebut sudut beban karena besarnya tergantung pembebanan. Pada saat beban nol nilai δ=0. Jika dibebani, medan rotor tertinggal dari rotor sebesar δ, kemudian berputar sama lagi. Beban maksimum tercapai pada δ=90 o . Jika beban dinaikkan terus melebihi batas itu, maka engine akan kehilangan sinkronisasi dan akhirnya akan berhenti.

Slide 16

Pengukuran Motor AC sinkron Pembangkitan M edan P utar Pada Motor sinkron 3 fasa, mengalir arus seimbang pada tiap fasa dengan beda sudut fasa 120 o i a = I m sin ωt i b = I m sin (ωt-120 o ) i c = I m sin (ωt-240 o ) Tiap arus fasa membangkitkan ggm F yang merupakan fungsi sudut ruang ө seperti  i a à F a .cos θ. Dengan F a =F m . sin ωt Maka ggm F tiap fasa yang dibangkitkan : F a = F m sin ωt.cos θ F b = F m sin (ωt-120 o ).cos (θ-120 o ) F c = F m sin (ωt-240 o ) .cos (θ-240 o )  Resultan  ketiga ggm, F r =F a + F b +F c

Slide 17

Pengukuran Motor AC sinkron Dan jika kemudian disederhanakan dengan persamaan trigonometri akan diperoleh : F(θ,t) = 3/2 F m .cos (θ-ωt) Y ang berarti resultan-mmf adalah medan putar sebagai fungsi dari ruang dan waktu, seperti terlihat dalam gambar berikut :

Slide 18

Karakteristik Motor AC sinkron Gambar diatas memperlihatkan bahwa Torka adalah fungsi sin δ, dengan δ adalah sudut daya. Pada engine sinkron nilai δ negatif dan nilainya positif pada generator sinkron. Torka maksimum dicapai pada δ= +/ - 90 o . Jika melebihi batas itu, maka engine atau generator akan kehilangan stabilitas dan sinkronisasi dan pada akhirnya akan berhenti.

Slide 19

Karakteristik Motor AC sinkron Gambar M odel M otor S inkron ( Model dan Diagram Fasor ) Pengaruh Penguatan Medan Untuk membangkitkan fuksi dibutuhkan daya reaktif yang bersifat induktif. Pada engine sinkron, ggm dibangkitkan arus medan (DC) pada belitan rotor. Jika arus medan ini cukup, maka engine tidak membutuhkan suplai energi reaktif dari sisi stator yang bersumber dari jaringan listrik. Sehingga engine bekerja dengan faktor daya = 1. Jika penguatan arus medan kurang, maka engine sinkron akan menarik daya reaktif yang bersifat induktif dari sisi stator. Sehingga engine bekerja dengan consider daya(pf) terbelakang (slacking). Artinya engine menjadi pembangkit daya reaktif yang bersifat induktif. Kebalikannya jika kelebihan penguatan arus medan, maka engine sinkron akan menarik daya reaktif yang bersifat kapasitif dari sisi stator. Sehingga engine bekerja dengan calculate daya (pf) mendahului (driving). Artinya engine menjadi pembangkit daya reaktif yang bersifat kapasitif.

Recommended
View more...